Showing posts with label Music. Show all posts
Showing posts with label Music. Show all posts

Semangat Jazzy Rock Tohpati di Java Jazz

Jakarta (ANTARA News) - Tohpati Bertiga tampil pada gelaran Axis Java Jazz 2011 dengan mengusung jazz intrumentalis bernuansa rock yang bertenaga.

Tampil di Hall C2 JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu malam menjelang Minggu, Tohpati bersama sohib kentalnya Indro Hardjodikoro (bas) dan Adityo Wibowo alias Bowie (drum) membawakan beberapa lagu dari album Tohpati Bertiga.

Alunan komposisi musik jazz yang berenergi ala progresive rock menyemangati ribuan penonton yang antusias melihat permainan Tohpati, Indro dan Bowie yang tampil perdana dalam formasi Tohpati Bertiga di event tahunan jazz itu.

Tohpati tampil mengekspresikan keriangannya pada komposisi lagu-lagu Tohpati Bertiga ynag disambut tepuk tangan dan riuh sorakan penonton setiap usai komposisi musik selesai dimainkan.

Penonton juga memberi tepukan tangan meriah ketika Tohpati memperlihatkan skill dengan bermain improvasi nada-nada jazz yang rancak lewat permainan gitarnya.

Pada komposisi lagu ketiga berjudul "Bertiga", Indro mengeluarkan jurus permainan dengan mencabik dan membetot bas-nya menghasilkan nada bas yang garang yang tentu saja disambut tepuk tangan penonton yang rata-rata berusia muda.

Tidak kalah dengan Tohpati dan Indro, Bowie yang juga personil Gugun Blues Shelter (GBS) itu mencoba `bercanda" dengan membuat irama bunyi memukul pinggiran drum ke depan dan dilanjutkan memukuli lantai panggung, terus memukuli stand mic, berlanjut ke amplifier Tohpati sampai kembali memukuli drummnya, yang tentu aksi itu disambut kemeriahan penonton.

Tohpati Bertiga menampilkan lebih dari lima komposisi lagu antara lain berjudul "Rock Campur", "I Feel Great" dan "Bertiga".

Tohpati, Indro dan Bowie sendiri juga telah tampil di Java Jazz 2011 sendiri-sendiri seperti pada formasi Simak Dialog, dan Gugun Blues Shelter.

Penuh sesak

Gelaran Java Jazz hari kedua disesaki oleh penonton yang kurang lebih berjumlah 15.000 penonton yang tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga daerah-daerah sekitar ibukota.

Bahkan, terlihat beberapa orang asing ikut menonton, yang menurut penyelenggara berasal dari Australia, Singapura, Malaysia dan Jepang.

Terlihat juga Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa, dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, menyaksikan penampilan berbagai musisi jazzinternasional maupun musisi jazz Indonesia tampil.

Hari kedua penyelenggaraan Java Jazz tampil musisi unggulan, seperti George Benson, dan Carlos Santana yang tampil untuk kedua kalinya.

Selain itu ada gitaris Fourplay Chuck Loeb, Zam Mama, George Duke and JJF All Stars.

Sementara itu, musisi Indonesia yang tampil antara lain SimakDialog band, Maliq and D`Essensial, Nial Djuliarso, Syaharani ESQIEF, Drew dan Elfa Singer-Kahitna-Elfa Student Choir dalam konser mengenang Elfa Secioria.
(T.N006/P003)


sumber : Antaranews

Konser Sepanggung Metallica, Slayer, Megadeth, Anthrax di AS Sukses Besar

Konser raksasa musik metal dunia Metallica, Slayer, Megadeth, Anthrax yang kerap disebut Big 4 berjalan dengan sukses pada Sabtu (23/4) lalu di Indio, California, AS. Menurut Blabbermouth.net, konser yang digelar di venue yang sama dengan Festival Coachella sepekan lalu minggu ini dihadiri lebih dari 50.000 penonton.
Konser ini merupakan yang pertama kalinya digelar di tanahair asal muasal keempat band tersebut dibentuk sejak awal dekade 80an silam. Sebelumnya tur konser Big 4 hanya digelar di benua Eropa pada tahun 2010 lalu.
Konser Big 4 ini dibuka dengan penampilan Anthrax yang memainkan 9 lagu, disusul dengan Megadeth yang mengusung 12 lagu, Slayer tampil dengan 15 lagu bersama gitaris Exodus, Gary Holt (Jeff Hanneman tampil di encore “South of Heaven” dan “Angel of Death”) dan ditutup dengan penampilan Metallica yang memainkan set panjang 18 lagu.
Keempat band tersebut bahkan sempat melakukan jam session membawakan nomor klasik milik Diamond Head, “Am I Evil?” di tengah-tengah penampilan Metallica.
Dari kubu Slayer yang tahun lalu hanya diwakili oleh drummer Dave Lombardo kini bahkan ikut serta pula gitaris Kerry King. Sementara bassist Tom Araya dalam salah satu wawancara mengaku tidak tertarik untuk jam session membawakan lagu itu, ia lebih memilih mereka memainkan “The Four Horsemen” dibanding “Am I Evil?”
“Apakah kalian percaya? Tiga puluh tahun, man. Saya tidak tahu berapa banyak dari kalian disini yang telah hadir sejak 30 tahun lalu? Tidak jadi masalah sama sekali, kalian semua hadir di sini untuk menyaksikan Big Four dan kami sudah siapkan jam session besar ini bagi kalian. Sangat penting,” ujar gitaris dan vokalis Metallica, James Hetfield sebelum memulai jam session bersama keempat band tersebut.
Berikut ini set list dari keempat band yang tampil di sana saat itu:
ANTHRAX:
01. Caught In A Mosh
02. Got the Time
03. Madhouse
04. Among the Living
05. Antisocial
06. Indians
07. Fight ‘Em Till You Can’t
08. A.I.R.
09. I Am The Law
MEGADETH:
01. Trust
02. In My Darkest Hour
03. Hangar 18
04. Wake Up Dead
05. Poison Was the Cure
06. She-Wolf
07. Sweating Bullets
08. Head Crusher
09. A Tout Le Monde
10. Symphony of Destruction
11. Peace Sells
12. Holy Wars… The Punishment Due
SLAYER:
01. World Painted Blood
02. Hate Worldwide
03. War Ensemble
04. Postmortem
05. Raining Blood
06. Black Magic
07. Dead Skin Mask
08. Americon
09. Silent Scream
10. Antichrist
11. Seasons in the Abyss
12. Payback
13. Snuff
14. South of Heaven (bersama Jeff Hanneman)
15. Angel of Death (bersama Jeff Hanneman)
METALLICA:
01. Creeping Death
02. For Whom the Bell Tolls
03. Fuel
04. Ride the Lightning
05. Fade to Black
06. Cyanide
07. All Nightmare Long
08. Sad But True
09. Welcome Home (Sanitarium)
10. Orion
11. One
12. Master of Puppets
13. Blackened
14. Nothing Else Matters
15. Enter Sandman

Encore:

16. Am I Evil? (lagu DIAMOND HEAD) (bersama Megadeth, Anthrax dan Slayer)
17. Hit The Lights
18. Seek And Destroy

sumber : rockbeat

Maliq N D`essenstials Kembali Semarakkan Java Jazz

Jakarta (ANTARA News) - Band Maliq and D`essentials tampil kembali dalam gelaran Axis Java Jazz Festival di JI Expo Kemayoran, Jakarta pada Minggu dinihari.

Maliq and D`essentials menjadi band yang paling ditunggu penonton dan menjadi band jazz yang rutin tampil di event musik jazz tahunan sejak 2005.

Ratusan penonton yang sabar menunggu penampilan Angga dan kawan-kawan setelah penampilan musisi jazz Zap Mama pada ruangan yang sama di Hall A2 JI Expo, terpuaskan oleh alunan lagu-lagu populernya.

Maliq and D`essensials menggebrak dengan lagu "Terdiam" yang langsung disambut tepuk tangan meriah penonton yang sebagian besar anak muda.

Kemudian meluncurlah lagu "The One" yang sedikit digubah dengan nuansa rock yang bertenaga dan berlanjut dengan lagu "Penasaran".

Penonton pun lebih bersemangat mendengarkan intro lagu lagu "Heaven" dan menyanyikannya bersama-sama dengan vokalis Maliq, Angga.

Tidak menunggu lama, Maliq mengalunkan lagu-lagu populernya termasuk dari album baru keempat mereka "The Beginning of The Beautiful Live" seperti "Menari", kemudian "Mata Hati Telinga", "Coba Katakan" dan "Dia".

Ada yang menarik dari penampilan Maliq yaitu string section sepuluh wanita ber-wig perak yang tergabung dlaam "String Sensual".

Untuk keenam kalinya, Maliq and D`Essensial tampil dalam Java Jazz Festival.

Maliq yang kependekan dari "Music And Live Instrument Quality" terdiri dari Angga, Indah, Dimi(vokal), Widi (beat), Lale (gitar), Ifa (piano), Jawa (bass), dan Amar (terompet).

Mereka telah mengeluarkan empat album dan dua album repackage yaitu "1st Maliq & D`essentials", "1st Maliq & D`essentials Repackage", "Free Your Mind", "Free Your Mind Repackage", "Mata Hati Telinga" dan "The Beginning Of A Beautiful Life".(*)


sumber : antaranews

Beatles – Rolling Stones – Sex Pistols Akan Tampil Bareng?

Acara London Olympics yang akan digelar 2012 mendatang akan tampil beda. Pasalnya, 3 band legendaris Inggris, The Beatles, The Rolling Stones, dan Sex Pistolsakan tampil bersama di acara pembukaannya.
Upacara pembukaan acara festival ini rencananya akan disutradarai oleh sutradara ternama pemenang Oscar, Danny Boyle. Seperti diungkapkan oleh salah satu atlit dayung, Sir Steve Redgrave, ketiga band ini kemungkinan akan hadir dan tampil bersama untuk memberikan suguhan yang sangat spektakuler.
“London Games memberi kita kesempatan untuk menghargai dan merayakan sejarah kita. Kita harus menunjukkan pada dunia apa yang kita bisa. Kalau Sir Paul McCartney dan Ringo (Starr) tampil bersama The Rolling Stones dan Sex Pistols, akan sangat fantastis. Mereka adalah bagian besar dari sejarah kita. Ini akan memulai pestanya dan membuat kita menjadi pusat perhatian dunia,” ujar sang atlit.

sumber :rockbeat

Jazz Campur Sunda Bakal Pengaruhi Musik Dunia

London (ANTARA News) - Guru besar ilmu perbandingan musik di Universitas La Sapienza Prof. Dr. Franco Piperno mengatakan, koloborasi musik tradisional Sunda dan Jazz, merupakan musik masa depan

Hal itu disampaikannya usai menyaksikan pertunjukan "the Soul of West Java, Indonesian classical and contemporary dance and music", ujar Counsellor Pensosbud KBRI Roma, Musurifun Lajawa kepada koresponden ANTARA London, Jumat.

Kolaborasi musik tradisional Sunda dan musik jazz yang dipersembahkan musisi STSI Bandung dengan Krakatau Band mendapat sambutan meriah dari sekitar 700 penonton yang memadati Aula Magna, Universitas La Sapienza, Roma.

Prof. Dr. Franco Piperno saat menyaksikan pertunjukan menyebutkan bahwa koloborasi musik tradisional dan kontemporer (jazz) dari Indonesia sebagai "musik masa depan", yang akan mempengaruhi perkembangan musik dunia.

Musik, tari, dan lagu yang juga ditampilkan STSI Bandung di Roma, termasuk Srikandi Mustakaweni, Topeng, Silat, Merak, Jaipongan, Kecapi Piano, Topeng Jazz dan Rampak Kendang.

Ada juga Prof. Dr. Jacob Sumardjo yang dalam lokakarya menjelaskan sejarah dan filfasat alat-alat kesenian Sunda dari yang klasik sampai kontemporer.

Sebelum pertunjukan, Ketua STSI Bandung, Drs. Enoh, M.Hum dan Dekan Fakultas Sastra dan Filsafat, La Sapienza, Prof. Dr. Franco Piperno melakukan penanfdatanganan MoU kerja sama pendidikan, mencakup pertukaran mahasiswa, pengajar serta promosi seni dan pagelaran budaya secara timbal balik.

Sebagai langkah awal STSI Bandung menghibahkan seperangkat Gamelan Degung kepada jurusan musik etnis (etnomusikologi), Fakultas Sastra dan Filsafat, La Sapienza.

Secara simbolis Dubes RI Roma, Mohamad Oemar atas nama pemerintah RI dan STSI Bandung menyerahkan gamelan tersebut kepada Dekan Fakultas Sastra dan Filsafat La Sapienza, Prof. Dr. Franco Piperno.

Rombongan STSI Bandung akan melanjutkan pertunjukan di konservatorium musik Napoli malam ini dan di Venezia. (H-ZG/F002)


sumber : antaranews